
Ekonomi Indonesia: Benar-Benar Merdeka?
Ekonomi Indonesia: Benar-Benar Merdeka?
Oleh Ahmad Rivan
"Barang siapa yang tidak peduli pada urusan saudaranya, maka ia bukan bagian dari kami." Kita semua tahu, ekonomi lebih dari sekadar angka. Ini tentang kehidupan, kesejahteraan, dan masa depan kita semua.
Jujur aja, walaupun Indonesia udah merdeka lebih dari 75 tahun, kita masih terjebak dalam berbagai masalah ekonomi yang kayaknya nggak ada ujungnya. Dari harga kebutuhan pokok yang naik terus, sampai lapangan kerja yang makin susah dicari. Ini bukan sekadar fluktuasi ekonomi biasa, ini red flag buat kita semua.
Data BPS menunjukkan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal terakhir hanya sekitar 5,01%. Angka ini mungkin kelihatan bagus dibanding negara lain, tapi apakah ini cukup untuk mengatasi ketimpangan dan kemiskinan yang masih merajalela? Literally, banyak dari kita yang masih struggle buat dapat penghasilan layak.
Negara punya tanggung jawab untuk memastikan semua warga negara mendapatkan kesejahteraan. Tapi kenyataannya, banyak kebijakan yang terasa toxic dan lebih menguntungkan segelintir orang aja. Ini bukan soal berpihak pada siapa, tapi soal keadilan yang seharusnya menjadi hak setiap orang Indonesia.
Apakah kita akan terus diam menghadapi kesenjangan ekonomi yang makin lebar? Apakah kita akan biarkan generasi kita terjebak dalam lingkaran setan kemiskinan? Kita butuh perubahan nyata, kebijakan yang berani dan berpihak pada rakyat, bukan cuma basa-basi politik.
Generasi Z udah capek dengan janji-janji kosong. Kita nggak butuh sekadar wacana, kita butuh aksi nyata yang bisa ngubah hidup kita. Ini bukan sekadar harapan, ini kebutuhan mendesak.
Jadi, masih mau diam aja?







